Minggu, 26 Mei 2013

35. Elegi Ritual Ikhlas 19: Tak Mampu Memikirkan Kapan Datangnya Kiamat


Kiamat itu pasti akan terjadi dan hanya Allah saja yang tahu. Karena Dia-lah yang menciptakan semua kehidupan ini. Allah yang menciptakan ruang dan waktu. Kita sebagai manusia tidak akan mampu memikirkan kapan terjadinya kiamat karena kita terbatas oleh ruang dan waktu. Bahkan pikiran kita tidak akan ada kalau tidak diciptakan. Jadi wajar saja kalau kita tidak mampu memikirkan kapan datangnya hari kiamat. Namun tidak mengurangi keyakinan kita bahwa hari kiamat itu pasti akan datang.

34. Elegi Ritual Ikhlas 18: Menggapai Hati Yang Jernih


Manusia dikaruniai hati. Hati inilah yang mempengaruhi seluruh perbuatan dan tingkah laku manusia. Manusia selalu mendapat godaan dari syaitan, hal seperti ini dapat mengotori hati dan pikiran. Untuk menggapai hati yang jernih maka kita harus menghilangkan kotoran-kotorannya. Yang dapat kita lakukan yaitu dengan berdoa. Dengan berdoa yang selalu menyertai hati kita maka insyaallah hati kita akan tetap terjaga kejernihannya.

33. Elegi Ritual Ikhlas 17 : Para Bagawat Berlomba Menjunjung Langit


Sungguh berat tugas para begawat. Mereka memiliki tanggung jawab yang beraneka ragam dan harus dilaksanakan  demi kepentingan bangsa dan negara. Mereka harus memiliki tabiat yang mulia. Apabila kita melihat para pemimpin dan pemegang kebijakan di negeri ini, mungkin masih dijumpai beberapa orang yang masih mementingkan kepentingan pribadi. Hal itu seharusnya tidak boleh dilakukan demi kemajuan bangsa dan negara. Apalagi pemegang kekuasaan di bidang pendidikan, maka harus benar-benar memahami seluk beluk pendidikan. Agar kebijakan yang dibuat dapat tepat sasaran.

Rabu, 15 Mei 2013

Elegi Ritual Ikhlas 16: Menggapai Hamba Bersahaja


Manusia merupakan makhluk yang dikaruniai hawa nafsu. Kita sebagai manusia agar menjadi hamba yang bersahaja maka harus mengendalikan hawa nafsu. Hawa nafsu yang buruk lebih baik dikurangi atau dihilangkan. Kita juga harus menghilangkan sifat sombong yang selalu melekat pada diri kita dengan cara bermujahadah, berdoa, dan memohon ampun pada Allah SWT. Insya allah mendapat ridho dan hidayah dari Allah dan memperoleh kebaikan atas perbuatan kita.

Elegi Ritual Ikhlas 15: Melawan Hawa Nafsu


Semua manusia pasti memiliki hawa nafsu. Tetapi sebaiknya kita tetap harus menjaga agar tidak tergoda oleh syaitan yang mengajak kepada nafsu yang negatif. Sebagai  manusia harus memperjuangkan nafsu yang baik dengan cara bersumber dari hati yang ikhlas sehingga dapat mengendalikan hawa nafsu yang muncul.

Elegi Ritual Ikhlas 14: Perjuangan Dewi Umaya dan Muhammad Nurikhlas


Sungguh anak yang berbakti kepada orang tuanya. Walaupun pososonya sebagai anak akan tetapi tetap berani mengajak kepada kebenaran. Alhasil pada akhirnya sang ayah pun bisa mengikuti saran dan nasehat dari anak. Semoga kita dapat mengambil hikmah terlebih mengaplikasikan dalam kehidupan kita. Sehingga andai saja ada kesalahan dari orang tua, kita sebagai anak harus memberi saran dan mengajak ke dalam kebaikan.

Elegi Ritual Ikhlas 13: Memandang Wajah Rasulullah


Asyhadu An-Laa ilaha illalla wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. Demikianlah kesaksian umat Islam terhadap Allah SWT. Dari artikel dan percakapan tersebut saya cukup terharu, karena elegi ini berbeda dengan elegi-elegi sebelumnya entah apa penyebabnya. Saya baru mengetahui mengenai Nur Muhammad dan juga tentang proses penciptaan seluruh apa yang diciptakan Allah SWT ini ternyata ada kaitannya dengan Nur Muhammad. Maha benar Allah dengan segala firman-Nya

Elegi Ritual Ikhlas 12: Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban Manusia

http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-iii-wasiat-muhammad.html?showComment=1368584493872#c8278019762800776834

Wasiat yang memiliki makna sangat mendalam. Apabila direnungkan dan benar-benar dihayati maka akan terbuka pintu hati dan pikiran kita agar selalu berintrospeksi diri. Selain itu memberikan pesan-pesan yang inspiratif bagi kita agar bersemangat dalam mengukir masa depan indah seperti yang kita harapkan. Semoga dari artikel tentang wasiat ini dapat memberi hidayah bagi kita semua agar dapat memahami dan mengamalkan ilmu dari elegi-elegi yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Elegi Ritual Ikhlas 11: Memahami makna Taubat dan bertobat Nasuhah.



Astaghfirullaahal’azhiim, bagaimanakah dengan diri kita, apakah kita sudah benar-benar bertaubat dari perbuatan dosa. Sebagai manusia yang tak luput dari perbuatan dosa marilah kita meminta ampunan kepada Allah dengan bertaubat yang bersungguh-sungguh. Yaitu dengan rasa menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi. Semoga dengan taubat tersebut kita dapat mendapat ridho dari Allah SWT.

Elegi Ritual IKhlas 10: Bermunajat Kepada Allah SWT



Alhamdulillah…segala puji bagi Allah yang telah melimpahkan rahmat serta karunia-Nya kepada kita semua. Semoga setelah berdoa kita dapat terbuka hati dan pikiran kita agar senantiasa ingat kepada Allah. Manusia memang lemah tak mempunyai daya apapun di hadapan Allah sehingga dengan segala kerendahan hati kita berdoa memohon dan meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT.

Elegi Ritual Ikhlas 9: Menggapai Keutamaan Dzikir



Pada dasarnya dzikir adalah mengingat Allah SWT. Yang mana dzikir tersebut harus dilakukan dalam seluruh aktivitas keseharian kita. Agar semua yang kita lakukan mendapat ridho-Nya. Kita juga harus memaknai dan benar-benar memahami dzikir yang sebenarnya. Dzikir tersebut harus merasuk ke dalam hati dan jiwa yang senantiasa mengingat Allah SWT. Dengan demikian syaitan tidak akan mudah membisiki kita untuk berbuat dosa.

Elegi Ritual Ikhlas 8: Tata Cara atau Adabnya Orang Berdoa

http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-iii-tata-cara-atau.html?showComment=1368583996908#c3658149697735746889

Ari Fitriyanto
12108241155
PGSD / 2F
Subhanallah, sungguh luar biasa kekuatan doa yang dilantunkan oleh manusia kepada Allah SWT karena apabila dilandasi dengan rasa ikhlas niscaya akan dikabulkan. Sebagai makhluk yang berkewajiban menyembah Allah, tentu saja mengalami suatu hal yang tak dapat diselesaikan secara mandiri sehingga timbulah keinginan untuk berdoa. Berdoa merupakan hal yang sangat pokok bahkan dapat dikatakan hal yang wajib. Sebagai umat Islam tentu saja kita harus berdoa seperti yang telah dicontohkan oleh nabi Muhammad SAW agar doa kita terkabul.