http://powermathematics.blogspot.com/2013/03/mathematics-and-language-2.html?showComment=1363848813132#c6770019252419795517
Seorang guru matematika harus mengerti
tentang hakikat matematika yang sesungguhnya. Hal ini agar persepsi guru tidak
bertentangan dengan persepsi siswa. Karena apabila guru mengatakan bahwa
maatematika itu mudah, siswa belum tentu setuju dengan pendapat tersebut. Siswa
tidak berhak untuk dipaksakan kehendaknya untuk menyukai matematika, akan
tetapi bagaimana guru seharusnya memfasilitasi siswa di dalam pembelajaran
matematika. Agar siswa dapat menemukan sendiri tentang matematika tersebut. Maka
seorang guru pada pembelajaran matematika harus menempatkan siswa sebagai objek
yang melakukan kegiatan matematika. Sehingga bukan guru yang mengatakan bahwa
matematika itu mudah. Akan tetapi apabila siswa telah melakukan kegiatan
matematika, maka dengan sendirinya siswa akan lebih menyukai matematika dan
mungkin akan menganggap matematika itu mudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar